Ilmuwan Perancis Joseph Louis Gay-Lussac (1778-1850) melakukan eksperimen mereaksikan beberapa gas yang diukur pada suhu dan tekanan yang sama. Berdasarkan eksperimen tersebut, dirumuskanlah Hukum Perbandingan Volume.
Salah satu hipotesis Dalton tentang atom adalah adanya molekul, bahwa molekul merupakan gabungan dari atom-atom. Atom-atom sejenis bergabung membentuk molekul unsur, sedangkan atom-atom yang berbeda membentuk molekul senyawa. Hipotesis tersebut baru terbukti setelah Gay-Lussac menemukan Hukum Perbandingan Volume. Bagaimana bisa terjadi ?Monday, 15 January 2024
Hukum Gay-Lussac (Hukum Perbandingan Volume)
Friday, 5 January 2024
Soal Olimpiade Kimia
Thursday, 4 January 2024
Hukum Dalton (Hukum Kelipatan Perbandingan)
Dari dua unsur dapat dibentuk beberapa senyawa dengan perbandingan massa yang berbeda-beda. Misalnya, belerang dengan oksigen dapat membentuk senyawa SO2 dan SO3, sedangkan dari unsur hidrogen dan oksigen dapat dibentuk senyawa H2O dan H2O2.
Dalton menyelidiki perbandingan dari unsur-unsur tersebut pada setiap senyawa dan didapatkan suatu pola keteraturan. "Apabila dua unsur dapat membentuk lebih dari satu senyawa, dan jika untuk massa salah satu unsur tersebut tetap (sama), maka perbandingan massa unsur yang lain dalam senyawa-senyawa tersebut merupakan bilangan bulat dan sederhana."
Pernyataan tersebut selanjutnya disebut dengan Hukum Kelipatan Perbandingan atau Hukum Kelipatan Dalton.
Contoh Soal :
Nitrogen dan oksigen dapat membentuk senyawa-senyawa N2O, NO, N2O3, dan N2O4 dengan komposisi massa terlihat dalam tabel berikut :
Berdasarkan tabel tersebut, apabila massa N dibuat tetap (sama) sebanyak 7 gram, maka perbandingan massa oksigen di dalam N2O : NO : N2O3 : N2O4 = 4 : 8 : 12 : 16 atau 1 : 2 : 3 : 4Wednesday, 3 January 2024
Hukum Proust (Hukum Perbandingan Tetap)
Pada sekitar tahun 1799, Joseph Luis Poust menemukan bahwa "Perbandingan massa unsur-unsur dalam satu senyawa adalah tertentu dan tetap". Senyawa yang sama meskipun berasal dari sumber yang berbeda atau dibuat dengan cara yang berbeda ternyata mempunyai komposisi yang sama.
Contoh :
Air tersusun dari unsur hidrogen dan unsur oksigen dengan pebandingan massa H : O = 1 : 8, dari mana pun air tersebut berasal dan bagaimana cara air dibentuk. Air dalam keadaan sebagai es atau uap air mengandung unsur hidrogen dan oksigen dengan perbandingan H : O = 1 : 8. Apabila ada senyawa yang tersusun dari unsur hidrogen dan unsur oksigen dengan perbandingan yang berbeda, maka dapat dipastikan bukan air. Misalnya, hidrogen peroksida (zat pemutih rambut atau kain) juga terbentuk dari hidrogen dan oksigen, tetapi perbandingan antara hidrogen dan oksigen adalah 1 : 16.
Contoh soal :
Perbandingan massa unsur oksigen dan hidrogen di dalam air adalah 8 : 1. Jika 100 gram unsur oksigen dan 3 gram unsur hidrogen bergabung membentuk senyawa (air), berapa gram air yang dapat dihasilkan ?
Pembahasan :
Perbandingan massa oksigen dan hidrogen dalam air sebagai berikut :
massa O : massa H = 8 : 1
Jika semua unsur O habis, diperlukan H = 1/8 x 100 gram = 12,5 gram
Dalam reaksi kimia, tidak mungkin zat yang bereaksi melebihi yang disediakan. Oleh karena hanya tersedia 3 gram unsur hidrogen, tidak mungkin hidrogen yang bereaksi 12,5 gram. Berarti, zat yang habis membentuk senyawa adalah unsur hidrogen bermassa 3 gram.
Jika hidrogen yang membentuk senyawa ada 3 gram, maka oksigen yang diperlukan sebagai berikut :
Massa oksigen = 8/1 x 3 gram = 24 gram
Massa air yang dihasilkan = massa oksigen + massa hidrogen = 24 gram + 3 gram = 27 gram
Oksigen yang tersisa = 100 - 24 = 76 gram
Dalam reaksi kimia dimungkinkan adanya zat yang habis atau tersisa, tetapi tidak mungkin ada zat yang kurang.
Soal :
1. Di dalam senyawa CaS, perbandingan massa Ca : S = 5 : 4. Jika 10 gram kalsium direaksikan dengan 9 gram serbuk belerang, maka massa CaS yang dihasilkan sebanyak...
A. 9 gram
B. 9,5 gram
C. 10 gram
D. 18 gram
E. 19 gram
2. Banyaknya besi dan belerang yang diperlukan untuk menghasilkan 4,4 gram FeS jika diketahui perbandingan massa Fe : S = 7 : 4 adalah...
A. 4,0 gram dam 0,4 gram
B. 3,7 gram dam 0,7 gram
C. 2,8 gram dan 1,6 gram
D. 3,0 gram dan 1,4 gram
E. 3,2 gram dan 1,2 gram
3. Senyawa besi sulfida tersusun dari unsur besi (Fe) dan unsur belerang (S) dengan perbandingan massa Fe : S = 7 : 4. Jika 15 gram besi dan 2 gram belerang dibentuk menjadi senyawa besi sulfida, berapa gram massa besi sulfida yang dapat terbentuk ?
4. Diketahui, besi (Fe) dan belerang (S) yang menyusun senyawa besi sulfida (FeS) memiliki perbandingan massa sebanyak 7:4. Diperlukan 28 gram besi (Fe) untuk menyusun senyawa besi sulfida (FeS) tanpa ada sisa reaktan, maka hitunglah massa belerang (S) yang diperlukan?
Tuesday, 31 October 2023
Soal Kimia Hijau
Pilihan Ganda
1. Proses kimia yang baik, bermanfaat dan aman bagi lingkungan sekitar disebut...
a. oksidasi
b. ekstraksi
c. kimia hijau
d. perengkahan
e. global warming
2. Berikut ini yang bukan merupakan manfaat reaksi kimia hijau adalah...
a. Produk yang lebih aman
b. Penggunaan energi yang efisien
c. Berkurangnya limbah produksi
d. Meminimalisasi tingkat kecelakaan
e. Perlindungan terhadap kesehatan manusia dan lingkungan
3. Salah satu pokok bahasan yang terdapat pada prinsip kimia hijau adalah....
a. Penggunaan bahan baku komersial
b. Pemanfaatan bahan kimia yang berasal dari alam
c. Menambah wawasan pelestarian lingkungan melalui prinsip kimia hijau
d. Mengurangi penggunaan bahan kimia sintetis yang berbahaya terhadap lingkungan
e. Cara untuk mengurangi dampak dari produksi bahan-bahan kimia terhadap lingkungan dan kesehatan manusia
4. Pentingnya menerapkan kimia hijau dalam kehidupan adalah...
a. Mengikuti tren masa kini
b. Agar makhluk hidup tidak punah
c. Membuat lingkungan terhindari dari bahaya zat kimia
d. Untuk menghasilkan gas CO2 yang lebih banyak agar dapat digunakan tumbuhan fotosintesis
e. Agar bahan bakar fosil cepat habis sehingga dapat menggunakan bahan bakar alternatif
5. Perhatikan pernyataan berikut :
(i) mencegah timbulnya limbah dalam proses
(ii) mendesain produk bahan kimia sesuai kebutuhan
(iii) mendesain bahan kimia yang mudah terdegradasi
(iv) mendesain proses sintesis yang aman
(v) mengurangi efisiensi energi dalam reaksi
Pernyataan di atas yang merupakan prinsip kimia hijau menurut Anastas dan Warner ditunjukkan oleh...
a. (i), (ii) dan (iii)
b. (i), (iii) dan (iv)
c. (ii), (iii) dan (iv)
d. (ii), (iv) dan (v)
e. (iii), (iv) dan (v)
6. Perhatikan perilaku-perilaku berikut :
(i) menggunakan bahan kimia sesuai keinginan
(ii) membuang bahan kimia pada tempatnya
(iii) menyimpan bahan kimia dengan cara yang benar
(iv) mengganti bahan kimia berbahaya dengan bahan alam yang lebih ramah lingkungan
(v) menggunakan bahan kimia yang sulit terurai karena tahan lama
Perilaku yang merupakan wujud kontribusi terhadap prinsip kimia hijau ditunjukkan oleh nomor...
a. (i), (ii) dan (iii)
b. (i), (iii) dan (iv)
c. (ii), (iii) dan (iv)
d. (ii), (iv) dan (v)
e. (iii), (iv) dan (v)
7. "Transformasi kimia untuk meminimalkan produksi limbah berbahaya merupakan langkah pertama yang penting dalam pencegahan polusi" merupakan tujuan dari prinsip kimia....
a. Mencegah limbah
b. Memaksimalkan nilai ekonomi suatu atom
c. Sintesis kimia yang bahayanya sedikit
d. Mengurangi bahan turunan kimia
e. Mendesain proses yang melibatkan bahan kimia yang aman
8. Tujuan dari memaksimalkan nilai ekonomi suatu atom adalah...
a. Mendesain reaksi kimia dan rute sintesis yang aman
b. Mengurangi tahapan reaksi, tambahan bahan kimia dan produksi limbah.
c. Memudahkan bahan kimia terdegradasi dan tidak terakumulasi di lingkungan
d. Mengurangi limbah ada level molekul dengan memaksimalkan jumlah atom dari semua pereaksi menjadi produk akhir
e. Meningkatkan selektivitas, mengurangi limbah, waktu reaksi dan energi dalam suatu reaksi.
9. Berikut ini merupakan agenda pembangunan berkelanjutan 2030 yang dicanangkan oleh PBB :
(i) menghapus kemiskinan
(ii) air bersih dan sanitasi layak
(iii) energi bersih dan terjangkau
(iv) kehidupan sehat dan sejahtera
(v) kemitraan untuk mencapai tujuan
Agenda yang terintegrasi dengan prinsip kimia hijau ditunjukkan nomor ...
a. (i), (ii) dan (iii)
b. (i), (iii) dan (iv)
c. (ii), (iii) dan (iv)
d. (ii), (iv) dan (v)
e. (iii), (iv) dan (v)
10. Berikut ini yang bukan upaya mitigasi dan adaptasi untuk menghadapi dampak pemanasan global adalah....
a. Taman Biologi Biopark
b. Ecological Sanitation (Ecosan)
c. Waste Water Garden
d. Enviromental chemistry
e. Green technology
Uraian
1. Sebutkan wujud perilaku yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sesuai prinsip kimia hijau !
2. Mengapa prinsip kimia hijau sangat memberikan kontribusi terhadap pelestarian lingkungan ?
3. Sebutkan contoh penerapan prinsip kimia "Mendesain proses yang melibatkan bahan kimia yang aman" !
Thursday, 2 February 2023
Kesetimbangan Ion dalam Larutan Garam
Thursday, 12 January 2023
Hukum Kekekalan Massa
Pada tahun 1700-an, Antoine Laurent Lavoisier (1743-1794), ilmuwan Perancis telah melakukan penelitian dalam rangka mempertanyakan teori flogiston. Dalam percobaan, diamati proses reaksi antara raksa atau merkuri (logam cair putih mengilap) dengan oksigen (pada ruang tertutup) membentuk merkuri oksida (berwarna merah).
Berdasarkan hasil eksperimen, Lavoisier berhasil membuktikan bahwa pertambahan massa raksa tersebut sama dengan massa oksigen yang bereaksi dengan raksa membentuk merkuri oksida. Sehingga ditetapkan Hukum Kekekalan Massa atau dikenal dengan Hukum Lavoisier, yang menyatakan bahwa :
“Massa zat-zat sebelum reaksi sama dengan massa zat-zat
sesudah reaksi”
Contoh Soal :
Logam magnesium bermassa 4 gram dibakar dengan oksigenakan menghasilkan magnesium oksida. Jika massa oksigen yang digunakan 6 gram, berapa gram massa magnesium oksida yang dihasilkan ?
Pembahasan :
Massa zat-zat sebelum reaksi = massa zat-zat hasil reaksi
massa magnesium oksida = massa magnesium + massa oksigen = 4 gram + 6 gram = 10 gram
Soal :
1. Terdapat 12 gram magnesium yang bereaksi dengan
16 gram belerang, maka berapa jumlah magnesium sulfida yang dihasilkan ?
tuliskan persamaan reaksinya !
2. Terdapat 28 gram kalsium oksida yang bereaksi
dengan 22 gram karbon dioksida. Berapa gram yang dihasilkan dari reaksi ini? Senyawa
apa yang dihasilkan dari reaksi ini ?
3. Sebanyak 31,75 gram logam tembaga (I) direaksikan
dengan 8 gram gas oksigen di dalam wadah yang tertutup membentuk tembaga (II)
oksida : 2 Cu(s) + O2(g) à
2 CuO(s). Berapa jumlah massa zat yang yang dihasilkan ?
4. Pada pembakaran magnesium yang dilakukan di
udara akan dihasilkan zat magnesium oksida. Apabila magnesium yang dibakar
sebanyak 0,098 gram menghasilkan 0,162 gram MgO (magnesium oksida). Berapa jumlah
massa gas oksigen yang digunakan dalam reaksi tersebut ?
5. Sebanyak 100 gram batu kapur (CaCO3)
dipanggang di dalam tungku, dan ternyata terbentuk 56 gram kapur tohor (CaO)
dan gas karbondioksida. Tuliskan persamaan reaksinya serta tentukan berapa gram
gas CO2 yang keluar dari tungku tersebut !
6. Diketahui sebuah karbon dibakar dengan oksigen
yang mempunyai massa 30 gram. Pada akhir reaksi, masih bersisa karbon dengan
massa 4 gram. Hasil pembakaran tersebut, menghasilkan karbon monoksida dengan
jumlah massa 58 gram. Hitunglah berapa massa karbon pada awalnya ?
7. Diketahui sebuah reaksi antara gas nitrogen dan
hidrogen yaitu sebagai berikut :
N2 (g) + 3 H2 (g) à 2 NH3 (g)
Gas nitrogen yang mempunyai massa 10 gram
bereaksi secara sempurna dengan gas hidrogen dengan massa sejumlah X. Reaksi
tersebut kemudian menghasilkan ammonia yang memiliki massa berjumlah 18 gram. Berapakah
jumlah massa gas hidrogen pada awal reaksi ?
8. Sebanyak 10 gram belerang direaksikan dengan 10
gram oksigen sehingga membentuk gas belerang dioksida. Apabila reaksi
berlangsung secara sempurna maka massa belerang dioksida yang dihasilkan ialah…
9. Perhatikan persamaan reaksi dibawah ini :
SO2(g) + O2(g) à SO3(g)
Agar reaksi diatas sesuai dengan hukum
kekekalan massa, maka koefisien SO2 dan SO3 secara
berturut – turut adalah….
10. Sejumlah logam besi dipijarkan dengan 6,4 gram
belerang menghasilkan 17,6 gram senyawa besi (II) sulfide. Berapa gram logam
besi yang telah bereaksi ?
Soal Pereaksi Pembatas 2
1. Logam timbal (Pb) yang massanya 20,7 gram direaksikan dengan 10 gram oksigen dan membentuk timbal(IV) oksida ( PbO 2 ) dengan reaksi...
-
Pada tahun 1700-an, Antoine Laurent Lavoisier (1743-1794), ilmuwan Perancis telah melakukan penelitian dalam rangka mempertanyakan teori flo...
-
Selesaikan soal pereaksi pembatas berikut ini : 1. Sejumlah larutan yang mengandung 2 gram NaCl direaksikan dengan larutan yang mengandung 0...
-
1. Logam timbal (Pb) yang massanya 20,7 gram direaksikan dengan 10 gram oksigen dan membentuk timbal(IV) oksida ( PbO 2 ) dengan reaksi...




